Sarolangun, 25 Juni 2025 — Dalam upaya meningkatkan keterampilan hidup warga PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun melalui Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Informal (PAUDPNFI) menyelenggarakan Lomba Lifeskill Kelompok Belajar Kesetaraan yang berlangsung di aula dinas pendidikan dan kebudaayaan kabupaten sarolangun pada Rabu, 25 Juni 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Bapak Drs. H. Arsyad, S.H., M.Pd.I memberikan sambutan dilangsungkan dengan membuka secara resmi kegiatan lomba lifeskill kelompok belajar kesetaraan tahun 2025

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun, Drs. H. Arsyad, S.H., M.Pd.I, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya memiliki lifeskill atau keterampilan hidup. “Lifeskill adalah kecakapan dalam menjalani kehidupan. Dengan keterampilan ini, kita dapat bersaing dan berkompetisi di tengah tantangan global saat ini,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan ini mendorong warga PKBM menjadi lebih aktif kreatif serta inovatif.

Lebih lanjut, Drs. H. Arsyad, S.H., M.Pd.I berharap kedepan nya warga PKBM dapat bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM (Perindakop) agar produk-produk hasil kreativitas PKBM dapat didaftarkan sebagai bagian dari UMKM binaan pemerintah.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUDPNFI, Zulfairi, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan utama lomba ini adalah:

  • Meningkatkan keterampilan hidup peserta didik PKBM agar mandiri dan produktif.
  • Menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, dan kerja sama tim.
  • Menampilkan hasil nyata dari pembelajaran keterampilan dalam kelompok belajar kesetaraan.
Kabid PAUDPNFI, Zulfairi, S.Pd., M.Pd.

Turut hadir dalam acara pembukaan, antara lain:

  • Plt. Sekretaris Dinas, Hanibar, S.E.
  • Kabid PMPTK, Syuhairi, S.H., M.Si.
  • Kabid Dikdas, Novi Susanti, S.H.
  • Kabid PAUDPNFI, Zulfairi, S.Pd., M.Pd.

Lomba lifeskill kelompok belajar kesetaraan tahun ini diikuti oleh 30 peserta dari 10 PKBM, yaitu:

  • SKB Sarolangun
  • PKBM Harapan Maju (Pelawan)
  • PKBM Rahmatul Ulum (Sarolangun)
  • PKBM Miftahul Jannah (Limun)
  • PKBM Mekarsari (Mandiangin)
  • PKBM Pematang Baru (Air Hitam)
  • PKBM Islamiyah (Cerminan Gadang)
  • PKBM Mandiri (Pauh)
  • PKBM Mekarsari (Singkut)
Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan bersama para peserta lomba lifeskill kelompok belajar kesetaraan tahun 2025

Para peserta lomba diminta untuk mendaur ulang sampah atau barang bekas menjadi produk yang bernilai ekonomis. Mereka sebelumnya telah membawa bahan-bahan yang akan digunakan, lalu diberi waktu 1 jam untuk mengolahnya menjadi karya siap jual dan bernilai ekonomis kemudian mempresentasikannya di hadapan dewan juri.

Kriteria penilaian dalam lomba ini meliputi:

  • Kreativitas
  • Kerapian dan estetika
  • Fungsi produk
  • Pemanfaatan bahan
  • Kemampuan presentasi
Peserta Lomba Lifeskill Kelompok Belajar Kesetaraan sedang menunjukkan hasil karya jam dinding dan lampu dari sendok bekas

Adapun dewan juri yang menilai lomba ini terdiri dari:

  • Siti Rapita, M.Kom (SMKN 4 Sarolangun)
  • Erianto, S.Pd. (SMAN 1 Sarolangun)
  • Yunihar, S.IP. (Disdikbud)
  • Wasnadi, S.Pd.SD (Disdikbud)
  • Hamdi, M.Pd.I (Disdikbud)

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dari dewan juri, adapun pemenang lomba dari kegiatan lomba lifeskill kelompok belajar kesetaraan Tahun 2025 adalah:

  • Juara 1: PKBM Pematang Baru (Air Hitam)
  • Juara 2: PKBM Mekarsari (Singkut)
  • Juara 3: PKBM Mekarsari (Mandiangin)
Dewan Juri dan Pemenang Lomba Lifeskill Kelompok Belajar Kesetaraan tahun 2025