Dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sarolangun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun menyelenggarakan kegiatan bertema Transformasi Pembelajaran melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi strategis, yakni Pondok Pesantren Ihya Assunnah dan TK Pembina Negeri Kecamatan Singkut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran mendalam sebagai fondasi dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak sejak usia dini. “Transformasi pembelajaran bukan sekadar perubahan metode, tetapi perubahan paradigma dalam memaknai proses belajar yang berpusat pada anak,” ujar beliau.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, yang diwakili oleh Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PAUDNI). Dalam paparannya, Kabid PAUDNI menyampaikan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam merupakan bagian dari strategi nasional dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, sebagaimana tertuang dalam kebijakan Merdeka Belajar.

Kegiatan ini diikuti oleh para pendidik PAUD, pengelola satuan pendidikan, serta tokoh masyarakat yang peduli terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini. Diskusi interaktif, simulasi pembelajaran, dan refleksi praktik baik menjadi bagian dari rangkaian acara yang bertujuan memperkuat kapasitas pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terjadi sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung transformasi pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan dan potensi anak. Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.