Gebyar Suku Anak Dalam (SAD) Kabupaten Sarolangun Tahun 2019
Sarolangun, 28 November 2019
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sarolangun menggelar acara Gebyar Suku Anak Dalam (SAD), di lapangan Laman Besamo, Kelurahan Dusun Sarolangun, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Acara di hadiri Wakil Bupati Kabupaten Sarolangun H.Hilallatil Badri beserta Waka Satu Tp-pkk Sarolangun Hj.Lili Suryani mewakili Bapak Bupati Sarolangun karena berhalangan hadir.
Dalam kesempatan kali ini diawali dengan laporan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun HELMI, SH. MH, dalam laporannya mengatakan pendidikan Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Sarolangun sudah hampir merata di semua titik lokasi keberadaan Suku Anak Dalam yang berada di 6 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di kabupaten Sarolangun ini yaitu Kecamatan Bathin VllI, Kecamatan Air Hitam, Kecamatan Mandiangin, Kecamatan Limun, dan Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG).
Jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, dan SMA serta pendidikan non formal bagi yang dewasa dan putus sekolah yaitu pendidikan keaksaraan fungsional dan kesetaraan. Bagi anak – anak usia sekolah untuk jenjang pendidikan usia dini sebanyak 10 lembaga, untuk anak usia SD sudah terintegrasi pada SD sebanyak 12 lembaga SD negeri, anak usia SMP tergabung pada 3 lembaga sedangkan anak usia SMA tergabung pada 2 lembaga SMA negeri, maka Jumlah anak-anak suku anak dalam yang terdaftar di jenjang pendidikan usia dini sebanyak 212 anak, jenjang pendidikan SD sebanyak 324 anak, jenjang SMP 24 anak, jenjang SMA 4 anak.
HELMI, SH. MH melanjutkan, Kegiatan gebyar SAD ini memang kegiatan baru dan perdana, diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi, kemudian memberikan wadah untuk mengekspresikan potensi kreatifitas anak dan membangkitkan semangat untuk belajar, untuk bersekolah bagi yang sudah masuk sekolah maupun belum sekolah. Dalam kegiatan ini memperlombakan bidang seni dan olahraga untuk sekolah SAD diantara lombanya adalah, Lomba mewarnai, lomba melukis, lomba menyanyi, lomba menari, lomba lari 100 meter.

Sebelum mengakhiri laporanya HELMI, SH. MH berharap, Harapannya mudah-mudahan kegiatan ini menjadi suatu hal yang berdampak positif bagi kemajuan pendidikan Suku Anak Dalam baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan berkesinambungan untuk tahun selanjutnya. Tutupnya.
Dalam kesempatan ini Bupati Sarolangun yang diwakili oleh wakil Bupati Sarolangun dalam sambutannya mengatakan bahwa terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara gebyar SAD 2019, dengan harapan semoga dapat mewujudkan cita-cita yang besar untuk membangun pendidikan anak menuju generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Pendidikan merupakan salah satu bagian dari hak asasi manusia yang harus terpenuhi, yang merupakan salah satu elemen penting dalam kesuksesan dan kemajuan bangsa, oleh karena itu setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya sehingga dimana pun mereka berada harus dijangkau oleh fasilitas pendidikan yang layak sebagai hak-hak asasi bagi mereka.
Adanya program wajib belajar 12 tahun yang digalakkan oleh pemerintah sejak beberapa tahun yang lalu mendapat respon positif bagi masyarakat Indonesia, berkenaan dengan hal tersebut pemerintah daerah Kabupaten Sarolangun akan tetap berupaya agar semua elemen masyarakat baik dikota, pedesaan hingga daerah yang susah dijangkau pun menjadi target pemerintah daerah dalam memenuhi akses pendidikan. Salah satunya Suku Anak Dalam, tentunya menjadi sesuatu yang sangat baru bagi SAD. Program pendidikan bagi SAD yang dicanangkan oleh pemerintah cenderung memunculkan fenomena perubahan perilaku bagi SAD.
Wakil Bupati Kabupaten Sarolangun H.Hilallatil Badri melanjutkan, pemerintah daerah kabupaten Sarolangun telah membangun fasilitas pelayanan dasar salah satunya adalah pembangunan gedung PAUD, SD, SMP, SMA khusus bagi SAD, didalam perkembangannya cenderung mulai mengalami perubahan, individu SAD cenderung memaknai pendidikan dan sekolah sebagai salah satu hal yang menyenangkan sekaligus menguntungkan.
Sebelum mengakhiri sambutannya beliau berharap kepada anak-anak SAD untuk membuka ruang yang sebesar-besarnya untuk pendidikan demi cita-cita, dan kepada masyarakat SAD untuk mengoptimalkan setiap program-program yang disiapkan oleh pemerintah demi mengangkat harkat dan derajat anak-anak SAD. Tutupnya
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan acara resmi dan diakhiri dengan poto bersama.






